Tunggu Saja





Akan kutemui kau suatu hari nanti.
Disaat aku sudah baik-baik saja 

dan bahkan sangat baik-baik saja.
Melebihi dari yang aku inginkan.


Ia, suatu hari nanti.
Akan ku tepati.
Akan kutemui kau ditempat itu.
Tempat yang tak terduga.


Akan ku temui kau disaat aku tlah mampu menjawab tanya busuk mu dulu.
Dulu saat kau campakkan sgala rasaku.
Yang kau biarkan luka ku menganga tanpa empati kau pergi.


Kau kejam.
Dengan sgala alasan mu nanti, aku tak akan melupakan.


Dendam?
Tak peduli.
Jikapun itu yang mereka katakan dendamkah aku.
Tak apa.
Jika dengan cara itu yang akan membuat aku bangkit dari keterpurukanku dari keputus asaan ku.


Tunggu aku.
Di waktu dan tempat yang tak terduga.
Biarkan skenario Tuhan memberikan jalannya kembali untuk pertemuan itu.
Pertemuan yang akan kusuguhkan jawaban atas pertanyaan busukmu.


Akan ku ingatkan lagi kepadamu pertanyaan itu.
Saat aku dengan sungguhan hatiku menahan mu untuk tetap bersamaku.


Dan dengan balasan tanyamu. Apa yang bisa dibanggakan dari mu? itu tanyamu.
Hanya diam, sesak dan hanya air mata luka yang ada saat itu.
Tak mampu ku jawab.


Tapi ingat.

Suatu hari nanti akan kusuguhkan semua jawaban untuk mu.
Bahwa banyak hal yang bisa aku banggakan dari ku dan hidup ku.
Dan akan ku pastikan bahwa aku layak untuk dipilih dan dimiliki.


Ah....
Jangan sesombong itu kau kepadaku.
Hidup ini sangatlah singkat.
Mungkin benar saat ini aku tak punya apapun yang bisa membanggakanmu.
Tak punya keluarga yang lengkap,Tak memiliki harta, dan pekerjaan, begitupun dengan pendidikanku.
Tapi yakinlah hasian, semua bisa berbalik.

Titip, senyum luka dan rindu gila ku padamu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUPER LIFE SPAN THEORY

Masih Tentang Luka Keparat Itu

Hilang Arah